Satwa

Kloning dan Manfaat Bagi Manusia

Sebuah prestasi berhasil diraih oleh dunia kesehatan belakangan ini. Para ilmuwan berhasil mengungkap sebuah hukum alam pada sel-sel tubuh manusia dan hewan. Proses itu adalah kloning. Kloning berhasil menyingkap fakta bahwa pada sel tubuh manusia dan hewan terdapat potensi untuk mneghasilkan keturunan, jika inti sel tubuh yang diambil ditanamkan pada sel telur perempuan yang juga telah dihilangkan inti selnya. Belakangan ini kloning telah berhasil dilakukan pada tanaman dan hewan. Namun usaha belum berhasil dilakukan pada manusia. Kloning pada tanaman dan hewan bertujuan untuk memperbaiki kualitas keduanya, meningkatkan produktivitas, serta mencari obat alami untuk manusia sebagai pengganti dari obat-obat kimia yang dapat memberikan efek samping pada manusia.

Kloning sendiri merupakan teknik dalam proses menambah keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya, baik pada tumbuhan, hewan maupun manusia. Kloning yang pernah berhasil dilakukan yakni pada hewan domba yang diberi nama Dolly. Proses kloning pada domba ini terjadi sebagai berikut. Pada awalnya sebuah inti sel diambil dari domba Dolly, yakni dari ambing (payudara)nya. Berikutnya sifat-sifat khusus yang dimiliki ambing dihilangkan dan inti tersebut dimasukkan pada lapisan sel telur domba setelah inti selnya dibuang. Sel telur ini kemudian ditanamkan pada rahim domba. Tujuannya agar bisa memperbanyak diri dan berkembang serta berubah menjadi janin. Setelah lahir domba ini memliki kode genetik yang sama dengan domba pertama yang menjadi sumber pengambilan sel ambingnya.

Proses kloning pada manusia mirip dengan proses yang terjadi pada domba Dolly. Namun hingga kini, Kloning pada manusia masih belum berhasil dilakukan. Bagi para ilmuwan keberhasilan kloning pada hewan adalah langkah pendahuluan bagi kloning pada manusia. Selama ini kloning pada manusia masih menjadi perdebatan di berbagai kalangan. Terlepas dari perdebatan yang terjadi, semoga para ilmuwan bisa dengan bijak melaksanaan kloning ini, agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kemaslahatan manusia bukannya menimbulkan bencana.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *